Jumat, 31 Januari 2014 - 23:29:38 WIB
Bupati Cilacap Kunjungi Korban Banjir Sidareja
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Daerah Cilacap - Dibaca: 61650 kali

HUMAS CILACAP. Ratusan rumah di Kecamatan Sidareja terendam banjir, akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cilacap sejak Senin (27/01) pentang kemarin. 
Lebih dari 55 KK dan 155 jiwa warga Sidareja mengungsi di kompleks Koramil Sidareja dan beberapa titik pengungsian lainnya. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji didampingi sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Cilacap, Selasa (28/01) berkesempatan mengunjungi para korban banjir.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Cilacap menyerahkan sejumlah bantuan untuk korban banjir dan berdialog dengan para pengungsi. 
Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Cilacap, Supriyanto, untuk membantu para korban banjir, Pemkab Cilacap telah menyerahkan sejumlah bantuan antara lain, mie instan, air minum dalam kemasan, family kit, minyak goreng dan bantuan lainnya. 
Kepala UPT BPBD Kecamatan Sidareja, Agus Sudaryanto mengemukakan, banjir Sidareja merendam 740 rumah yang tersebar di enam desa meliputi Tinggarjaya, Sidareja, Gunungreja, Sidamulya, Sudagaran dan Tegalsari. 
Genangan air yang bervariasi setinggi antara 30 hingga 50 centimeter menggenangi sejumlah ruas-ruas jalan kota Sidareja. Selain itu banjir juga merendam pemukiman warga dan areal pertanian di Sidareja. 
Camat Sidareja, Rumbarwoto menyampaikan, bahwa banjir di Sidareja akibat hujan deras yang turun selama lebih dari dua jam, yang mengakibatkan Sungai Cibeureum meluap dan menggenangi wilayah Sidareja.
Menurut Rumbarwoto, Situasi banjir seperti ini akan terus terjadi, selama kondisi perairan Segara Anakan di Kampung Laut belum dinormalisasi. Karena muara sungai di Sidareja hanya melalui satu pintu di pelawangan Kampung Laut. Untuk itu satu-satunya solusi untuk mengatasi banjir Sidareja, adalah normalisasi perairan Segara Anakan. (Hromly)

(sumber: http://humascilacap.info/v3/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=5447, diakses: Rabu, 29 Januari 2014 08:41:54)




0 Komentar :