Senin, 15 September 2014 - 08:36:39 WIB
BUPATI DAN PETANI GUYUP RUKUN PANEN RAYA PADI BAWOR 9
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Daerah Cilacap - Dibaca: 4270 kali

HUMAS CILACAP. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji bersama dengan kelompok tani Guyup Rukun Patra desa Karangkandri Kecamatan Kesugihan, melalukan panen raya padi jenis Bawor 9. Padi jenis baru ini merupakan pengembangan varietas yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian Unsoed Purwokerto bekerjasama dengan CSR Pertamina RU IV Cilacap.

Padi Bawor 9 baru dikembangkan dan ditanam di desa Karangkandri kecamatan Kesugihan, pada areal seluas 50 hektar, dengan hasil panen mencapai 7,5 ton per hektar.

Panen Raya Padi Bawor dilakukan oleh Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, GM Pertamina RU IV Cilacap, Edy Prabowo, Rektor Unsoed yang diwakili Prof Suwarto dan kelompok tani Guyup Rukun di desa Karangkandri, Rabu (03/09).

Menurut DR. Suprayogi, Ph D, praktisi dari Fakultas Pertanian Unsoed, budidaya dan pengembangan padi jenis bawor 9 dilatarbelakangi oleh pemikiran ingin menjadikan petani Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Sekaligus petani Indonesia dituntut mampu menghadapi tantangan pasar global/pasar bebas Asean 2015.

Padi jenis Bawor 9 merupakan merupakan jenis konsumsi beras premium, karena berasnya wangi dan pulen. Padi jenis ini berumur antara 95 hingga 100 hari, dan terbukti telah mampu menghadapi serangan hama wereng coklat.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam kesempatan tersebut mengatakan, beras merupakan bahan makanan pokok yang setiap tahun kebutuhannya semakin meningkat, sejalan dengan laju pertambahan penduduk.

Kekurangan beras, lanjut Bupati, dipastikan akan menimbulkan gejolak sosial di masyarakat, bahkan dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi, politik, dan keamanan.

Oleh karena itu, untuk menunjang keberhasilan peningkatkan produksi beras tentunya diperlukan peran serta berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Daerah dalam menggerakan potensi masyarakat, partisipasi seluruh masyarakat, terutama petani serta kalangan swasta dan akademisi.

Berdasarkan data ketersediaan dan cadangan pangan Kabupaten Cilacap, produksi berasi di Cilacap cukup tinggi yakni mencapai 734.910 ton. Dari produksi tersebut Kabupaten Cilacap mampu mencapai surplus beras sebanyak 348.583 ton. (hromly)

(Sumber: http://www.humascilacap.info/new/news/detail/bupati_dan_petani_guyup_rukun_panen_raya_padi_bawor_9)




0 Komentar :